Chat with me

Advertisement

Kepada teman teman semua, pada kesempatan ini saya ingin berbagi tentang sodasa rsi.

 

SODASA RSI


Syarat mempertemukan suami istri (petemon lanang istri). Berdasarkan hari lahir, dari kedua suami istrii, dihitung dari neptu (urip). Panca wara, sad wara dan sapta wara dijumlahkan semua kemudian di bagi 16. artinya angka 16 itu dipakai titik pertemuan bersisa antara lain:

Yang bersisa 1 artinya alamat baik

Brahmana yoninya gemar memuja betara dan berdagang penghidupannya, tetapi jika awal urip suami istri itu sama, anaknya pertama /sulung akan mati kemudian selalu berbahagia dan sentosa


Sisa/temu 2 artinya: ”TIWAS PADIWARA’

Tidak kurang sedih hati senantiasa menderita sengsara kemudian akan bercerai su Indra Yoninya.


Sisa/temu 3 artinya: ”TIGA MAPASIH”

Tidak pernah berkata sepakat, selalu bertentangan , suasana rumah tangga kearah wisya yoninya.


Sisa/temu 4 artinya: ” Catur GADABAH”

Sang istri berkuasa dalam rumah tangga , sang laku kalah. Sang laku menjadi istri.


Sisa/temu 5 artinya: ”Werdi wekasan”

Suami istri selalu berkasih kasihan dalam kehidupan Indria Yoninya.


Sisa/temu 6 artinya: ” Halakarma”

Bercerai atau mati salah satu tak tenang dalam rumah tangga kemudian setelah beranak pari paripurna, tetapi kurang cita mencintai, angsa yoninya serba suci untuk menyelamatkannya.

Sisa/ temu 7 artinya: ”HAYU PASUKARMA”

Tetapi sudah bercucu akan mati akan bercucu agak lama. Perak dan emas banyak kemana ia pergi selamat parpurna, basaya yoninya. Hasilnya atau pahalanya akan berkembang.

Sisa/temu 8 artinya: ”TANAMETEN”

Bercerai atau mati salah satu tak tenang dalam rumah tangga kemudian setelah berantakan pari paripurna tetapi kurang cinta mencintai yoninya serba suci untuk menyelamatkan.

 

Sisa/temu 9 artinya: ”ALA KAGERINGAN”

Tidak patut dipertemukan, gila-gilaan anaknya seolah-olah terkutuk, suami kurang hawa nafsunya Chandala Yoninya.

Sisa/temu 10 artinya: ”NARI UTAMA”

Sang laki tunduk pada sang istri, sang laki senantiasa takut pada istri.

Sisa/temu 1 artinya: ”SRI EMAS”

 

Terlalu baik, sugih indah , anak banyak pun harta benda tidak kurang keluarga atau famili menaruh kasihan.

Sisa/temu 12 artinya: ”HALA HAYU GUNG PAHALNIYA”

Sang istri hormat/bakti kepada sang laki tidak pernah curang kemana ia pergi bersama-sama dengan istrinya karena cinta waisya yoninya.

Sisa/temu 13 artinya: ”SINGA GATAN”

Keluarga menjauh banyak hal-hal yang aneh-aneh menjadi kaya raya, bahayanya mati mendadak, kalau panjang umur dalam rumah tangga makmur dan selama-lamanya bersuka-sukaan.

Sisa/temu 14 artinya: ”HALA SUKARTAN PATUT BIJAKTA MAPASAH”

Ditinggalkan oleh famili si laki mereka akan menjadi miskin, salah besar selalu berselisih , si laki kalah oleh si perempuan.

Sisa/temu 15 artinya: ”PATUT SIDHA KARYA”

Hayu artinya berkembang biak putra pula putri suami istri bergembira, tenang keadaan rumah tangga panjang umur, segala pekerjaan / usaha beruntung besar.

Sisa/temu 16 rtinya: ”

Apa yang dikatakan selalu tidak di mufakati oleh si perempuan demikian pula sebaliknya apa yang dikatakan di permepuan dialahkan oleh sang pria, segala pekerjaannya semua gagal, tidak tentram dalam rumah tangga.





 




Contoh akan mencari baik dan buruknya pertemuan bersuami istri berpedoman pada SODASA RSI dan menurut perhitungan yang diterangkan dengan penjelasan sisa/temu;

Urip si A laki-lai lahir pada hari/maotonan hari: selasa kliwon, uku tambir jatuh pada wurukung mulai menghitung urip:

Selasa = 3

Kliwon = 8

Wurukung = 5

----------------------

Jumlah = 16

Memperistrikan seorang gadis bernama si B lahir / maweton pada hari Rebo Kliwon wuku Matal. Jatuh Pada maulu mulai menghitung urip:

Rabu = 7

Kliwon = 8

Maulu = 3

---------------------

Jumlah = 18


Jumlah urip weotn laki-laki dan istri= 16+18=34 untuk mengetahui pertemuannya, jumlah itu dibagi 16=2 (34:16=2 atau 16X2=32 jadi 34-32=2 , angka 2 ini merupakan sisa/temu) pertemuan si A dengan si B disebut temu/sisa 2 Baik dan buruknya lihat daftar.


BESAR URIP SAPTAWARA BESAR URIP SADWARA

Redite =5 Tungleh = 7

Soma =4 Aryang = 6

Anggara =3 Urukung = 5

Budha =7 Paniron = 8

Werespati =8 Was = 9

Sukra =6 Maulu = 3

Saniscara =9


BESAR URIP PANCAWARA

Umanis = 5

Paing =9

POn =7

Wage =4

Kliwon =8


 

PERTEMUAN SUAMI ISTRI

  • Jika laki-laki lahir pada hari Umanis jangan dikawinkan kepada hari POn, segera menemui ajalnya

  • Jika laki-laki lahir pada hari Paing jangan dikawinkan istri lahir pada hari wage mereka akan menemui ajalnya/bercerai

  • Jika laki-laki lahir pada hari PON jangan dikawinkan pada istri yang lahir pada hari kliwon, mereka akan meninggal dunia menyebabkan akan berduka cita.

  • Jika laki-laki lahir pada hari Kliwon jangan dikawinkan dengan istri yang lahir Paing, mereka bersama-sama menderita, marabahaya.


ILMU FALAK

Dalam garis besarnya ilmu falak ini ada mengambil dari : Tahun, Bulan Tanggal

Sementara garis kecilnya mengambil dari terputarnya jam, menit, dalam buku ini cukup dalam perputaran jam saja.


Cara menghitung tahun sebagai berikut:

Umpama tahun 1964 = 1 + 9 + 6 + 4 =20 atau 2

Kemudian cara menghitung bulan:

Januari =1 Juli=7

Pebruari =2 Agusturs=8

Maret =3 September=9

April =4 Oktober=10

Mei =5 Nopember=11

Juni =6 Desember=12


Kalau lebih dari 9 harus dikecilkan. Cara menghitung tanggal : 1-9

Kalau 10 kembali ke 1, 11 kembali ke 12, 3 kembali ke 3 dan selanjutnya seperti mencari bulan

Contoh: Tahun 1952 = 17 atau 1+7 = 8

Januari =1.................. = 1

Tgl 5 =5.................. = 5

----------------------------------------

Jumlah = 14

Dikecilkan kembali menjadi 1+4=5. Maka anak yang lahir pada saat ini jatuh dibawah bintang (Mercury). Diantara siapa yang lahir didunia ini dengan menadapat jumlah angka 5 (lima) ini oleh ahli ilmu falak dikatakan rohnya orang yang berdosa. Karena angka 5 ini terletak ditengah diantara 1 sampai 9 sehingga merupakan angka naik ke 6 dan turun ke 4. Jadi dari angka tahun,bulan, tanggal itu yang berjumlah 5 hidup mereka kalau baik, baik sekali dan kalau buruk, buruk sekali atau amat buruk.

Jumlah dari angka, tahun , bulan dan tanggal itu masing masing mempunyai datya pengaruh itu tersendiri sebagai berikut:

  1. Dibawah pengaruh matahari sifat ( teguh terima )

  2. Dibawah pengaruh bulan yang bersifat lemah

  3. Dibawah pengaruh bintang johar

  4. dibawah pengaruh matahari yang bersifat lemah ( pengaruh jelek) seperti kedudukan, kegagalan dan penyesalan.

  5. Dibawah pengaruh bintang air ( mercury )

  6. Dibawah pengaruh bintang timur

  7. Dibawah pengaruh bulan yang bersifat teguh terima pengaruhnya kuat sekali untuk urusan umum terutama berhubungan dengan kaum wanita.

  8. Dibawah pengaruh bintang bumi.

  9. Dibawah pengaruh bintang api.


BAIK DAN BURUKNYA ARTI SEBUAH NAMA

Menurut pujangga-pujangga dan sarjana besar bangsa yunani kuno ” SANG PITAGORAS ” masing-masing hurup itu sudah mempunyai harga/ nilai sendiri-sendiri . Dan pula dapat untuk menghitung jalannya penghidupan dan nasib manusia dengan tepat.


A

1

B

2

C

3

D

4

E

5

F

6

G

7

H

8

I

9

J

600

K

10

L

20

M

30

N

40

O

50

P

60

Q

70

R

80

S

90

T

100

U

200

V

700

W

1400

X

300

Y

400

Z

500

Hi

800

Hv

900


Contoh: Misalnya nama yang dicari adalah:


”M A R A D O N A”

Jumlah nilai hurup-hurpnya = M ........... 30

A ..............1

R ..............80

A ..............1

D ..............4

O .............50

N .............40

A .............1

==========

Jumlah = 270 dirangkum menjadi 2+7+0=9

Artinya:

200=Sifatnya ragu-ragu.

7=Jalannya penghidupan, ketentraman, kemerdekaan, kebahagiaan

9=Ketus, Kesusahan dan kebinasaan.

Daya pengaruhnya dari masing masing hurup menurut harga / nilainya dalam angka diterangkan sebb:

  1. Kegemaran, bernafsu dan nafsu mengejar kehormatan.

  2. Kesusahan, kebinasaan dan mati

  3. Agama dan kepercayaan dan tujuan pada roh (tuhan)

  4. Keteguhan kebijaksanaan, pengaruh, kekuasaan dan tetap.

  5. Kebahagiaan, kehirmatan dan pernikahan

  6. Pekerjaan sempurna

  7. Jalannya penghidupan, ketentraman, kemerdekaan, dan kebahagiaan

  8. Perasaan pada peri keadilan

  9. Ketus, kesusahan dan kebinasaan

  10. Kesempurnaan, keharuman dan kesopanan

  11. Alamat jelek, kesushaan dan sakit-sakitan

  12. Alamat baik dan bernasib bagus

  13. Durjana dan tidak beribadat

  14. Suka berkorban

  15. Beribadat kebaikan dan sopan

  16. Kecintaan dan kebahagiaan

  17. Kecelakaan dan tabiat pelupa

  18. Kekejaman , keganasan

  19. Kebodohan / ketololan

  20. Tabiat bengis, ketus dan kedukaan

  21. Kebijaksanaan, penciptaan dan kegaiban serta keharuman

  22. Hukuman pembalasan Tuhan serta hukuman

  23. Tidak berpengetahuan tentang agama.

  24. Suka ngeluyur, kesana kemari/ melancong

  25. kecerdasan pikiran dan satu kelahiran

  26. tanda alamat baik dan berguna / berfaedah

  27. Gagah dan tabah / pemberani

  28. semboyan dari sifat kecintaan

  29. Suru mengeluarkan isi hati / perasaan secara tak langsung

  30. kemasyuran dan pernikahan

  31. nafsu gemar kemasyuran dan kebijaksanaan

  32. perkawinan / pernikahan

  33. cara teliti yang melewati batas

  34. Menanggung sengsara, sakit penyakit otak miring

  35. kesehatan dalam kerukunan

  36. kepandaian luar biasa

  37. Hidup manis dalam rumah tangga / keluarga

  38. Cacat tidak sempurna, tabiat jelek

  39. Suka dipuji puji

  40. Pesta, keramaian dan suka sukaan dan pernikahan

  41. Kenistaan umum

  42. Umur pendek dan penghidupan tidak bahagia

  43. Upacara agama dan pendeta

  44. Pengaruh, kekuasaan kerobahan

  45. Hal mengenai isi negri, nasionalisme / cinta negri

  46. Kemakmuran

  47. Hidup lama dan bahagia

  48. Pengadilan hakim dan putusan pengadilan

  49. Kemaruk pada uang

  50. Pengampunan kelepasan dan merdeka


  1. Tercerai dari istri atau suami

70. Semangat bergerak pengetahuan dan keindahan

75. dunia

77. Pengampunan penyesalan dan bertobat

80 Kesembuhan

81. Ahli di dalam seni

90. Silau kesesatan / kedukaan

100. Cita cita yang sangat maha tinggi

120. Semangat cinta negeri gemar pada kebagusan atau perubahan

200. Sifat ragu ragu

215. Kesengsaraan

300. Kesentosaan, kepercayaan dan sifat suka ilmu pengetahuan

318. Titah utusan yang maha agung

350. Penghargaan dan keadilan

360. Ramah rombongan dan berkawan

365. Suka pada ilmu bintang

400. Perjalanan lama dan letih / dengan jalan payan untuk mencapai tujuan

490. Pendeta dan agama

500. Kesucian

600. Sempurna dan Baik

666. Satu satunya manusia jahat , persekutuan / permusuhan

700. Tenaga dan kekuatan

800. Keangkeran pengaruh pemerintahan dan kekuasaan

900. Peperangan pertempuran dan pergulatan

1000. sifat kasihan dan pengampunan

1095. Pendiam

1260. Penggangguan.

1390. Pengajaran dan pendakwaan.